Samudera Kehidupan

Samudera Kehidupan
"Laa ilaaha illallah Muhammadur rasuulullaah"

Rabu, 30 Desember 2009

Kami yang beridolakan & para pecinta Rasulullah saw.

“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat bersholawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, Bersholawatlah kepadanya dengan sholawat yang sempurna”.

“Sesungguhnya orang yang selamat pada hari kiamat dari hal keadaannya adalah orang yang paling banyak bersholawat kepada-Ku”.

“Telah datang padaku Malaikat Jibril, Isrofil, Izroil, Mikail. Maka Jibril berkata: Ya Rasulullah barang siapa bersholawat kepadamu sepuluh kali, aku akan tuntun di Shiroth. Dan berkata Mikail: aku minumkan dari Telaga Houd. Dan berkata Isrofil: aku sujud pada Allah sehingga Allah mengampuni baginya. Dan berkata Izroil: aku cabut rohnya seperti aku mencabut nyawa para Nabi ”.

“Hai Aisyah jangan kau tidur sebelum mengerjakan empat hal”, yaitu : 1. Hatamkan Al Qur’an.
2. Mendapat syafaat pada hari kiamat.
3. Orang-orang Islam ridho padamu.
4. Mengerjakan Haji dan Umroh.

“Ya Rasulullah aku tak sanggup melaksanakan 4 hal saat ini juga, maka Rasul tersenyum lalu bersabda: Apabila kau membaca surat Al Ikhlas 3× pahalanya seperti hatam Al Qur’an, dan apabila kau bersholawat pada ( Nabi Muhammad ) dan Nabi-Nabi terdahulu niscaya kau dapat syafaat pada hari kiamat, dan apabila kau mintakan ampunan pada orang beriman maka mereka akan ridho kepadamu, dan apabila kamu membaca Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir maka pahalanya seperti kamu berhaji dan berumroh”.

“Rasulullah SAW bersabda: Bahwasannya kuburan menjerit 7 kali setiap hari, yaitu:
1. Hai anak Adam, saya rumah belatung maka perbanyaklah membaca Al Qur’an.
2. Hai anak Adam, saya rumah gelap gulita maka terangilah dengan
Shalat Malam.
3. Hai anak Adam, saya tempat tanah maka persipkanlah kasur dengan
Amal Sholeh.
4.

5. Hai anak Adam, saya rumah yang sempit maka perbanyaklah Bekal
dari Kekayaanmu.
6. Hai anak Adam, saya tempat bertanya Munkar dan Nakir, maka
perbanyaklah menyebut kalimat Laaillaaha illallah Muhammadur rasulullah.
7. Hai anak Adam, ingat aku pagi dan sore hari niscaya aku Cukupkan
kamu diantara Keduanya.

“Telah berkata Lukmanul Hakim: aku telah bersahabat dengan para Nabi dan nasehat dari mereka 8 hal, yaitu:
1. Apabila kamu sedang Sholat, Jagalah Hatimu.
2. Apabila kamu bersama manusia, Jagalah Matamu.
3. Apabila kamu berada di Majlis Taklim, Jagalah Lidahmu.
4. Apabila kamu berada di tempat makan, Jagalah Perutmu.
5. Jangan pernah lupa pada Allah.
6. Jangan pernah lupa pada Mati.
7. Jangan di Ingat-ingat Pemberianmu.
8. Jangan di Ingat-ingat Keburukan Orang Padamu.


Kami yang beridolakan & para pecinta Rasulullah saw.

1 komentar:

  1. APAKAH ADA KETURUNAN AHLUL BAIT?

    Dlm Al Quran yang menyebut 'ahlulbait', rasanya ada 3 (tiga) ayat dan 3 surat.

    1. QS. 11:73: Para Malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlulbait. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah".

    2. QS. 28:12: Dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusukan(nya) sebelum itu; maka berkatalah Saudara Musa: 'Maukahkamu aku tunjukkan kepadamu 'ahlulbait' yang akan memeliharanya untukmu, dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?

    3. QS. 33:33: "...Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu 'ahlulbait' dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya".

    Sedangkan ditinjau dari sesudah ayat 33 yakni QS. 33:34, 37 dan 40 dan bukan hanya QS. 33:33, maka lingkup ahlul bait menjadi universal:

    1. Kedua orang tua para nabi/rasul;.

    2. Saudara kandung para nabi/rasul.

    3. Isteri-isteri beliau.

    4. Anak-anak beliau baik perempuan maupun laki-laki.

    Bagaimana Saidina Ali bin Abi Thalib ya jika merujuk pada ayat-ayat ahlul bait pastilah bukan termasuk kelompok ahlul bait.

    Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

    “Tidak ada seorangpun yang mengaku (orang lain) sebagai ayahnya, padahal dia tahu (kalau bukan ayahnya), melainkan telah kufur (nikmat) kepada Allah. Orang yang mengaku-ngaku keturunan dari sebuah kaum, padahal bukan, maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Kesimpulan dari tulisan di atas, bahwa pewaris tahta 'ahlul bait' yang terakhir hanya tinggal bunda Fatimah. Berarti anaknya seperti Saidina Hasan dan Husein maupun yang perempuan bukanlah pewaris tahta AHLUL BAIT.

    BalasHapus